Menu

Mode Gelap
Sukseskan Muktamar XX, Kader IMM Sumbar Siap Gebrak Palembang Audiensi HW ke UM Sumbar: Sinergi Musywil dan Milad ke-105 Aisyiyah Rekomendasikan Perbaikan Pemilu, Simak di Sini Tim MenaraMu Laporkan Pengembangan Media di Pleno PWM Pilkada Halal dan Bermartabat

Nasional · 21 Feb 2024 09:11 WIB ·

Ditjen Vokasi Luncurkan Program Doktor Terapan


 Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati dalam sambutannya saat acara Peluncuran Program Doktor Terapan di Jakarta, Selasa (20/2)/Foto: dok. Kemendikbudristek. Perbesar

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati dalam sambutannya saat acara Peluncuran Program Doktor Terapan di Jakarta, Selasa (20/2)/Foto: dok. Kemendikbudristek.

JAKARTA – Komitmen kembangkan pendidikan vokasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi luncurkan program doktor terapan atau S-3 terapan.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, dalam sambutannya saat acara Peluncuran Program Doktor Terapan di Jakarta, Selasa (20/2) kemarin mengatakan, Peluncuran Program Doktor Terapan merupakan amanah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Selain itu, kata Kiki, Peluncuran Program Doktor Terapan juga menjawab kebingungan masyarakat akan keberlanjutan jenjang pendidikan vokasi, utamanya untuk program pascasarjana.

“Program doktor terapan ini sekaligus menjawab pertanyaan publik bahwa jika memang diperlukan, jenjang pendidikan vokasi juga bisa melanjutkan sampai jenjang S-3 terapan,” kata Dirjen Kiki dalam keterangannya dikutip di Jakarta, Rabu (21/2).

Baca Juga:  Kominfo Segera Tindaklanjuti Perpres Publisher Rights

Selama ini, lanjut Kiki, kebutuhan akan program doktor terapan tidak hanya dirasakan oleh para dosen politeknik saja, tetapi juga para praktisi maupun profesional yang ingin mengembangkan keilmuan terapan untuk keperluan industri atau bisnisnya.

“Banyak praktisi ingin meningkatkan penguasaan ilmu dan mendapat pengayaan ilmu-ilmu baru di bidangnya untuk menghadapi dan menyelesaikan tantangan masa depan yang semakin kompleks. Mereka membutuhkan kemampuan berpikir dan bekerja pada level doktor, namun bukan sebagai peneliti,” jelas Kiki.

Untuk itu, program doktor terapan diharapkan akan berdampak besar bagi pengembangan pendidikan tinggi vokasi, dalam mengembangkan lompatan-lompatan inovatif yang dibutuhkan.

Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) per November 2023, tercatat ada 48 perguruan tinggi yang telah menyelenggarakan program magister terapan untuk memenuhi kebutuhan SDM profesional yang kompeten.

Baca Juga:  Ketum PP Muhammadiyah Kunjungi Ranah Minang 3-4 November 2023, Ini Agendanya

Dari jumlah tersebut, 25 di antaranya telah diselenggarakan di politeknik, baik negeri maupun swasta. Sementara itu, program doktor telah diselenggarakan di 773 perguruan tinggi, seperti di universitas, institut, sekolah tinggi, dan perguruan tinggi kementerian/lembaga lain (PTKL). (source: infopublik/Ed. NI)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Aisyiyah Rekomendasikan Perbaikan Pemilu, Simak di Sini

23 Februari 2024 - 09:44 WIB

Kominfo Segera Tindaklanjuti Perpres Publisher Rights

21 Februari 2024 - 08:49 WIB

Ini Catatan Abdul Mu’ti untuk Pemilu 2024

20 Februari 2024 - 19:15 WIB

Munas Tarjih, Momentum Berkumpulnya Pakar, Ulama, dan Intelektual

19 Februari 2024 - 18:39 WIB

Cek! Tiga Agenda Penting Munas Tarjih ke-32 di Pekalongan

18 Februari 2024 - 07:59 WIB

Pusat Pengendalian Krisis BNPT Siapkan Perangkat CTPVE

17 Februari 2024 - 08:53 WIB

Trending di Nasional